3 Penetapan Pajak Paling Unik Negara Di Dunia


Oke, kembali lagi di website belajar blogger kali ini, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang 3 negara yg menetapkan pajak paling unik.

Sebelumnya kita harus mengetahui pajak itu apa?, mungkin sebagian temen - temen sudah tau pajak itu apa.

Pajak yaitu seperti halnya uang kas yg di minta kita sewaktu sekolah, namun bedanya pajak dalam hal ini di pungut dari warga masyarakat untuk kepentingan pemerintah dan kembali kepada masyarakat itu sendiri.

Karena pajak untuk kepentingan umum jadi tidak bisa kita rasakan manfaatnya secara langsung.

Oke, langsung yg saya akan membahasnya 3 penetapan pajak paling unik negara di dunia;

Dikutip dari laman Listverse.com, Senin (20/5/2019),

1. Bernafas, Negara Venezuela


Kita mungkin bertanya - tanya, apaan ini bernafas kok membayar pajak?. Sebenarnya negara venezuela ini tidak memberlakukan pajak bernafas ini. 

Tapi, pajak ini di perlakukan untuk warganya yg baru keluar dari bandara internasional maiqueta di caracas.

Dalam hal ini pemerintah mengatakan bahwa pajak itu di gunakan untuk mesin penyaring udara di bandara tersebut.

2. Media Sosial, Negara Uganda

Uganda negara yg mungkin temen - temen belum mengetahuinya, namun negara uganda ini menetapkan bagi setiap pengguna media sosial untuk membayar pajak seperti wahtsapp, facebook, twitter, instagram dan lainnya.

Sebesar 200 shilling perhari atau setara kalau di rupiahkan yaitu Rp 27.548 yg harus di bayarkan untuk pemerintah bagi pengguna media sosial warga negara uganda.

Dalam pajak ini pemerintah menyatakan penggunaannya untuk melawan berita gosip dan hoax di media sosial.

Namun warga masyarakatnya membantah karena kebijakan ini merupakan melanggar kebebasan berekspresi.

3. Televisi Dan Radio, Negara Jerman

Dulu di negara kita indonesia juga pernah menetapakan kebijakan ini, yg masih sedikitnya pengguna televisi, namun sekarang sudah mulai hilang sendiri karena banyaknya pengguna sekarang yg harga televisi yg semakin murah sekarang ini.

Pada negara jerman menetapkan pajak ini dengan jumlah US 20 perbulan atau Rp 277.000, Yang uang ini di gunakan untuk membayar jaringan radio dan televisi milik negara.

Saat kebijakan ini di perlakukan banyak warga jerman protes di karenakan mereka yg tidak memiliki televisi atau radio jugu di pungut pajak.

Baik sekian informasi unik yg dapat belajar blogger berikan semoga menambah wawasan dan bermanfaat.


No comments

Powered by Blogger.